TOUNA – Warga Jalan Cakalang, Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri, Selasa (24/03) pagi.
Korban diketahui berinisial AB (28), seorang nelayan setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh istrinya sekitar pukul 06.00 WITA dalam kondisi tergantung di dalam rumah.
Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan warga dengan mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polres Tojo Una-Una (Touna) untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan istri korban, sebelum kejadian tersebut sempat terjadi perselisihan antara korban dan istrinya pada dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Pertengkaran tersebut dipicu rencana korban yang ingin menggadaikan ponsel milik istrinya.
“Setelah pertengkaran tersebut, korban sempat meninggalkan rumah. Namun, keterangan dari tetangga sekitar melihat korban masih beraktivitas di seputaran rumahnya sekitar pukul 04.00 WITA,” ucapnya.
Kata dia, peristiwa tersebut baru diketahui saat istri korban terbangun dan mendapati korban telah tergantung di pintu tengah rumah menggunakan selembar sarung.
“Dalam kondisi panik, istri korban kemudian memotong sarung tersebut dan menurunkan korban sebelum meminta bantuan keluarga dan warga sekitar,” kata Kapolsek.
Ia menambahkan, pihak kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan Puskesmas Ampana Barat untuk melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah.
“Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni merupakan dugaan bunuh diri,” tambahnya.
Pihak keluarga, sambung Kapolsek, telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga korban sudah ikhlas dan tidak keberatan. Dan saat ini jenazah telah dimakamkan di pemakaman setempat setelah salat Zuhur siang tadi,” tutup AKP Maryanto.***
Editor: Redaksi











Comment