Petasan Masuk Kios Berisi BBM, 5 Rumah di Pulau Salaka Touna Terbakar

TOUNA – Suasana yang sebelumnya tenang di Pulau Salaka, Desa Kavetan, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), mendadak berubah mencekam pada Selasa (10/3/2026). Kebakaran besar melanda permukiman warga dan menghanguskan sedikitnya lima unit rumah.

Peristiwa tersebut diketahui dari siaran langsung yang dilakukan warga melalui media sosial Facebook. Dalam tayangan itu terlihat kobaran api dengan cepat menjalar dan melahap beberapa rumah di kawasan tersebut.

Kondisi permukiman yang padat ditambah hembusan angin laut membuat api sulit dikendalikan. Warga di lokasi kejadian tampak berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Informasi awal mengenai penyebab kebakaran juga sempat beredar di media sosial. Salah satunya disampaikan oleh pemilik akun Facebook, @Remi P Djabar, saat menanggapi pertanyaan pengguna lain terkait insiden tersebut.

“Bantu jawab, anak-anak tadi ada main petasan kupu-kupu. itu main petasan di kios yang banyak bensin di dalmx,” Tulisnya dalam kolom komentar.

Sementara itu, Kapolsek Una-Una, IPTU Sodang Datuan, menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari sebuah kios yang diduga tersambar petasan yang dimainkan anak-anak di sekitar lokasi kejadian.

“Kejadian kebakaran di Dusun Pulau Salaka ini dipicu oleh petasan jenis gasing yang dimainkan anak-anak. Petasan tersebut masuk ke dalam kios milik saudara Kadir dan menyambar jeriken berisi BBM jenis Pertalite,” ungkapnya.

Percikan api dari bahan bakar tersebut kemudian memicu kobaran yang semakin membesar. Karena sebagian bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar, api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, yakni milik Mustondong, Isa, Salima, dan Gafar Harson.

Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berusaha menyelamatkan diri.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, saksi atas nama Masna mengalami luka bakar pada kedua jari kakinya. Untuk kerugian materiil, diperkirakan mencapai total Rp850.000.000,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Reporter: Wahyu Lamasinai

Comment