TOUNA – Kepolisian Resor Tojo Una-Una (Polres Touna) memperketat pengawasan distribusi gas elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi guna menjaga stabilitas pasokan dan ketepatan sasaran selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Touna, AKP Syarif, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif “Sulteng Menyapa” di Studio RRI Ampana, Selasa (3/3).
“Kami telah membentuk Satgas bersama Disperindag untuk melakukan monitoring ketat terhadap rantai distribusi, mulai dari agen hingga pangkalan,” ujarnya.
Dalam dialog bertajuk “Penertiban dan Pengawasan Distribusi Gas LPG 3 Kg” itu, AKP Syarif menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk menjamin ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga di tingkat pangkalan agar tidak membebani masyarakat.
Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, pihaknya membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tojo Una-Una.
“Fokus utama kami adalah mencegah praktik penimbunan serta memastikan harga jual tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.
Selain pengawasan teknis, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena dapat memicu kelangkaan di lapangan.
Pihaknya pun berkomitmen merespons cepat setiap laporan terkait dugaan penyimpangan distribusi maupun pelanggaran harga.
“Masyarakat jangan ragu melapor jika menemukan penjualan di atas HET. Setiap pengaduan akan kami tindak lanjuti, baik melalui pengecekan di lapangan maupun langkah administratif sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Editor : Redaksi








Comment