Anleg DPRD Touna Fadil Lasawedi Serap Aspirasi Lewat Kundapil

​Ampana – BAKUAT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Muh Fadli U Lasawedi baru-baru ini melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Dapil 1 dengan fokus ganda: memperkuat komunikasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, serta melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelayanan pemerintah daerah (Pemda).

​Fadli menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksankan di Kelurahan Labiabae, kecamatan Ampana Kota, Pada Sabtu, (22/11/2025) Pukul 16.00 Wita didasarkan pada prinsip komunikasi dua arah dan evaluasi pelayanan Pemda secara menyeluruh. Salah satu fokus utama adalah menindaklanjuti berbagai usulan masyarakat yang telah disampaikan melalui kegiatan reses DPRD maupun yang telah disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum juga terealisasi.

​”Meskipun berbeda dengan reses yang merupakan kegiatan formal penjaringan aspirasi, Kundapil ini kami jadikan saluran untuk mengevaluasi dan memastikan usulan-usulan masyarakat yang sudah masuk dalam tahapan perencanaan, seperti di Musrenbang, benar-benar ditangani,” ujarnya saat di wawancarai oleh tim bakuatdotcom.

​Dalam kunjungan tersebut, DPRD juga mengambil peran penting untuk menyampaikan amanah dan harapan Bupati Touna terkait situasi daerah saat ini, terutama mengenai Agenda Nasional Efisiensi Anggaran.

“Kami juga menyampaikan amanah dan harapan Bupati dalam menghadapi Agenda Nasional Efisiensi Anggaran ini, agar masyarakat bisa memahami dan memaklumi kondisi saat ini,”

Selanjutnya dirinya menjelaskan Kundapil ini, merupakan ​upaya DPRD untuk meluruskan spekulasi miring yang mungkin muncul di tengah-tengah masyarakat akibat janji pembangunan yang tertunda. Komunikasi ini penting untuk memastikan masyarakat memahami dan memaklumi tantangan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah, yang berdampak pada keterbatasan pendanaan proyek.

​Meskipun demikian, DPRD menegaskan bahwa Bupati Touna tetap berkomitmen penuh untuk mengupayakan realisasi semua visi dan misi yang tertuang dalam janji politiknya. Kendala anggaran tidak akan dijadikan alasan untuk mengabaikan kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh, saat ditanya terkait keluhan masyarakat, ​dirinya mengungkapkan, bahwa ada keluhan yang disampaikan masyarakat adalah usulan mengenai pembangunan yang tak kunjung terealisasi, meskipun usulan tersebut telah diajukan berkali-kali.

“Keluhan prinsipal masyarakat adalah terkait dengan usulan pembangunan yang sudah berkali-kali diusulkan, contohnya pembangunan riol, pembangunan masjid, bahkan usulan di sektor pertanian, namun belum juga terealisasi,” ungkap Ketua Tim, merinci jenis keluhan yang dominan.

​Menanggapi hal tersebut, DPRD menyatakan komitmen cepatnya. Sebagai tindak lanjut, DPRD akan segera melakukan komunikasi intensif dengan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendorong percepatan realisasi usulan-usulan yang tertunda.

​”Langkah ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen kami untuk memastikan bahwa keluhan dan usulan yang telah disampaikan oleh masyarakat tidak diabaikan, dan Pemda dapat menanganinya dengan baik,” tutupnya.

Penulis : Wahyu Lamasinai

Editor : Redaksi

Comment