Touna – Beredar sebuah narasi yang menunjukkan adanya dugaan ‘Playing Victim‘ untuk menggugah empati publik atas kasus anak yang ingin lanjut sekolah yang belakangan viral di media sosial. Minggu (15/6/2025).
Dalam narasi yang di tulis akun Fadlan Harun tersebut mengungkapkan beberapa fakta yakni ayah Galang Rawadhani sudah sering menerima bantuan baik dari Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat bahkan warga.
Namun yang sangat mencegangkan adalah adanya fakta bahwa dana bantuan yang diterima dalam bentuk uang tersebut diduga digunakan untuk bermain Judi Online (Judol).
Disamping itu, ayah Galang juga diduga sengaja membakar rumahnya sendiri agar mendapatkan bantuan pembangunan rumah.
Tak hanya itu, istri Ripson Son diduga meninggalkan suaminya tersebut karena sering mendapatkan kekerasan atau KDRT.
Dalam captionnya di media sosial, Fadlan Harun menghimbau kepada masyarakat dan warganet agar lebih percaya pada inverstigasi resmi dan klarifikasi dari Pemerintah Desa dan pihak Sekolah.
“Berempati, namun tidak mudah dimanipulasi oleh narasi yang belum jelas kebenarannya,” tulis Fadlan
Ia juga menegaskan untuk mempercayai klarifikasi pihak terkait.
“Percaya pada data dan hasil investigasi resmi, seperti klarifikasi Pemerintah Desa dan sekolah,” tambahnya
Lebih lanjut Fadlan meminta masyarakat agar tidak menyebarkan dan menahan diri membuat komentar yang menyudutkan berbagai pihak yang telah membantu Ripson Son selama ini.
“Menahan diri dari menyebar komentar yang menyudutkan pihak yang telah bekerja membantu masyarakat secara nyata” tandas Fadlan.
(SR)








Comment