Ampana – Publik soroti maraknya peredaran Narkotika dan Obat-obatan terlarang di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Pasalnya, belakangan ini kasus penggunaan dan peredaran Narkoba, pencabulan dan keasusilaan, dan pencurian di Kabupaten Tojo Una-Una relatif meningkat.
Bahka publik di WhatsApp Group (WAG) mempertanyakan maraknya kasus peredaran Narkoba di Tojo Una-Una. Rabu, (7/05/2025).
“Darurat Narkoba Touna ni?” singkatnya
Tak hanya itu warganet di media sosial Facebook @ Iha Lea juga menunjukkan sikap resah dan geram dari banyaknya kasus peredaran Narkoba.
“Hukum mati* saja merusak generasi bangsa” keluhnya
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tojo Una-Una, AKBP Djohansah Rahman saat dihubungi bakuat.com melalui sambungan WhatsAppnya 081354XXXXXX (7/05) belum bisa memberikan komentar banyak perihal sorotan publik atas maraknya peredaran Narkoba dikarenakan yang bersangkutan berada diluar kota.
“Saya ada di luar daerah, InsyaAllah saya balik, kita ketemu” singkatnya
Selain peredaran Narkoba yang marak, beberapa kasus hukum juga terlihat menunjukkan kenaikan antara lain kasus pencabulan anak dibawah umur, keasusilaan dan juga pencurian.
(SR)








Comment