Resmi Laporkan Akun FB Michilo Radun, Oyo : Saya juga tidak kenal beliau

Berita, Daerah, Hukrim, News390 Views

AMPANA – Anggota DPRD Touna Ilham Lamahuseng atau Oyo (sapaannya) secara resmi melaporkan akun Facebook Michilo Radun ke Polres Touna karena diduga menghina dan mencemarkan nama baiknya secara pribadi di media sosial (29/4).

Ditemui di sela-sela kegiatan Launching Bantuan Insentif dan Afirmasi untuk mahasiswa Tojo Una-Una (BINAR) di kantor Bupati pada Rabu, 30 April 2025, Ilham menegaskan bahwa Dirinya melaporkan akun tersebut ke Polisi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

“Saya resmi melaporkan akun Facebook atas nama Michilo Radun atas dugaan pelanggaran UU ITE,” ujarnya

Ilham menambahkan, pelaporannya tersebut ia lakukan karena akun Facebook Michilo Radun telah menyerang pribadinya sehingga hal itu menjadi alasan pelaporannya ke Polisi.

“Disitu beliau telah menyerang pribadi saya dan membuat saya tidak nyaman,” tambahnya

Lebih lanjut Ilham menjelaskan bahwa ia percaya penegakan hukum nantinya yang akan membuktikan bahwa seseorang itu bersalah atau tidak.

“Sehingga hal ini yang paling pas itu kita diperiksa secara hukum, karena menentukan benar dan salahnya sebuah masalah itu hukum”

“Sehingga saya melaporkan akun tersebut, nanti polisi yang akan mengembangkan, siapa sih Michilo Radun, saya juga tidak kenal beliau” tukas Ilham

Namun ia juga tak menampik, bahwa jika nantinya pemilik akun Facebook Michilo Radun meminta maaf kepadanya, maka ia akan memaafkan namun proses hukum tetap berlanjut.

“Sebagai manusia biasa dan penganut agama Islam kita tidak bisa memutuskan silaturahmi, tetapi dugaan pelanggaran itu harus tuntas, harus lanjut” pungkasnya

Di akhir wawancaranya, Ilham Lamahuseng kembali menegaskan bahwa pelaporan yang ia lakukan adalah wilayah personal dan bukanlah wilayah kelembagaan DPRD Kabupaten Tojo Una-Una.

Untuk diketahui, sebelumnya ramai di media sosial Facebook adanya unggahan yang menduga kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una di Desa Matobiai, Kecamatan Togean beberapa waktu lalu (20/4) adalah dibalik kekacauan yang terjadi di Desa Matobiai.

(SR)

 

 

Comment