JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengunjungi Kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada Kamis (19/12/2024) untuk membahas rekrutmen komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah yang masa jabatannya akan berakhir pada Februari 2025.
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulteng Ambo Dalle, delegasi tersebut juga melibatkan Komisi I DPRD Sulteng, Kepala Dinas Kominfosantik Sudaryano R. Lamangkona, Ketua KPID Sulteng Indra Yosvidar, dan sejumlah pejabat terkait. Pertemuan diterima langsung oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah.
“Kami hadir untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terkait proses seleksi komisioner KPID Sulteng yang masih tertunda,” kata Ambo Dalle.
Ia menjelaskan, penundaan ini terjadi akibat pelaksanaan Pilkada serentak dan menunggu pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) oleh DPRD yang baru dilantik.
Menanggapi hal tersebut, Ubaidillah menjelaskan bahwa masa jabatan komisioner KPID dapat diperpanjang hingga seleksi komisioner baru selesai.
“Proses perpanjangan ini mengacu pada Peraturan KPI Tahun 2024 yang sudah diterbitkan. Hal ini juga berlaku untuk beberapa KPID di daerah lain,” ujarnya.
Sudaryano R. Lamangkona menekankan pentingnya keterlibatan daerah dalam proses seleksi untuk memastikan komisioner yang terpilih dapat membawa perspektif inklusif dan representatif.
“Peran KPI sangat strategis dalam menjaga kualitas siaran. Karena itu, seleksi ini harus menghasilkan komisioner yang kompeten untuk mendukung penyiaran berkualitas,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ubaidillah menyatakan apresiasinya terhadap perhatian Pemprov Sulteng.
“Keterlibatan daerah sangat penting untuk memastikan KPI mampu memahami kebutuhan lokal dalam penyiaran. Kami menghargai masukan dari Pemprov Sulteng dalam rangka menciptakan kebijakan penyiaran yang seimbang antara kepentingan nasional dan lokal,” ujarnya.
Pertemuan ini juga membahas mekanisme seleksi yang transparan dan akuntabel. KPI berharap proses ini melibatkan berbagai pihak agar menghasilkan komisioner yang kompeten, memiliki wawasan luas, dan mampu mendukung keberagaman informasi serta kualitas siaran di Indonesia.
Reporter : Nasrullah Malonda
Editor : Redaksi








Comment