Pantau Hasil Karya WBP, Ini Kata Kalapas Luwuk

Luwuk – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk, Efendi Wahyudi beserta jajarannya, Pantau Hasil Pembinaan Kemandirian yaitu Kerajinan Tangan berupa, Tas Rajutan, Tempat Tisu dan Ballpoint, Rak, Kursi, Meja, kandang hewan, juga Hiasan ruang tamu di Stand Pameran Lapas Kelas IIB Luwuk, Rabu (15/08).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi karya warga binaan layak dipamerkan atau tidak.

Efendi Wahyudi  mengapresiasi hasil karya tersebut, menurutnya Produk karya tangan warga binaannya tersebut akan ditampilkan kepada Unsur Forkompinda dan mitra kerja Lapas Luwuk saat menghadiri pelaksanaan upacara 17 Agustus dan juga pada saat penyerahan Remisi di Lapas Luwuk.

Saat pemantauan Kalapas menyarankan pemberian label produk hasil kerajinan warga binaan tersebut.

“Pemberian label ini adalah upaya Lapas mempromosikan hasil karya Warga Binaan yang juga merupakan bagian dari pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Luwuk” terangnya.

Efendi juga menuturkan bahwa hal ini telah diamanatkan dalam Undang-undang No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan merupakan sistem peradilan pidana terpadu yang diselenggarakan oleh pemerintah sebagai bagian dari proses penegakan hukum dalam rangka pelayanan serta pembinaan dan pembimbingan untuk reintegrasi sosial.

Ia juga menjelaskan ketentuan Pasal 9 UU No 22 Tahun 2022 menguatkan proses pembinaan Kemandirian kepada warga binaan, dimana pasal tersebut menyebutkan bahwa salah satu hak narapidana yaitu mendapatkan pembinaan dan jaminan keselamatan kerja serta upah/premi dari hasil bekerja tersebut.

Efendi berharap hasil karya Warga Binaannya tersebut dapat menjadi sumber PNBP Kantor juga penghasilan bagi warga binaan itu sendiri yang disesuaikan dengan ketentuan berlaku disamping nantinya dapat menjadi bekal dalam berwirausaha setelah habiskan masa hukuman dan kembali ke masyarakat.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng Hermansyah Siregar, juga beri dukungan terhadap pencapaian Lapas Luwuk dalam melaksanakan fungsi-fungsi pemasyarakatan.

Hermasyah berpesan kepada petugas khususnya bidang pembinaan kemandirian agar jangan cepat puas ataupun patah semangat, terus berjuang dalam memajukan pemasyarakatan pungkasnya.**

(Red)

Comment