Palu – Listrik merupakan sumber energi utama penerangan didalam rumah, kantor, ataupun di Sarana Pendidikan.
Tak mengherankan jika kebutuhan manusia terhadap energi listrik menjadi sesuatu yang sangat penting utama dalam beraktifitas.
Tak hanya itu, bagi beberapa bidang usaha maupun UMKM, beberapa alat untuk mengoperasikan beberapa usahanya juga sangat bergantung pada energi listrik.
Di beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, masih ditemukan daerah yang sering terjadi pemadaman listrik.
Keseringan mati lampu juga berdampak pada suasana belajar anak sekolah yang harus menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan para siswa.
Begitupun jika listrik mati pada malam hari, penggunaan lilin menjadi alternatif penerangan di rumah warga, namun juga beresiko jika kita abai memperhatikan karena dapat menyebabkan kebakaran.
Bagi perangkat elektronik, keseringan mati lampu apakah dapat menyebabkan kerusakan pada elektronik?
Dikutip dari detik.com sebagaimana di lansir dari CNN, Dosen Elektro Politeknik Negeri Malang, Rahman Azis Prasojo menjelaskan Miniature Circuit Breaker atau MBC adalah perangkat yang memutus rangkaian listrik jika ada kelebihan beban serta hubungan singkat.
Kondisi listrik yang sering mati tiba-tiba karena tegangan listrik yang tidak stabil dapat merusak alat elektronik di rumah.
Menurut BPM Elektrik, Kamis (28/32024) lalu, saat listrik mati saat alat elektronik sedang dipakai ini tidak menyebabkan kerusakan pada alat.
Kerusakan muncul justru pada saat aliran listrik kembali dinyalakan karena tegangan listrik di rumah tidak stabil, dan bisa lebih tinggi atau rendah.
Tegangan listrik yang tinggi dapat menyebabkan ledakan kecil pada bagian alat elektronik. Terutama pada alat elektronik yang terhubung ke sistem seperti TV, Komputer, dan telepon rumah.
Sementara tegangan rendah beresiko untuk kulkas, AC, hingga mesin air.
Penyebab MCB mati selain kebutuhan listrik di rumah terlalu besar, bisa pula karena korsleting kabel baik pada alat elektronik atau MCB-nya.
Cara Mengatasi MCB yang Sering Mati
Agar alat elektronik di rumah tidak cepat rusak, kamu perlu memperbaiki tegangan listrik di rumah dan MCB agar tidak mati tiba-tiba lagi. Mengutip dari The Spruce, Kamis (28/3/2024), berikut cara mengatasi MCB yang sering mati.
1. Setelah MCB mati, kamu harus melepas alat elektronik yang memakai listrik besar. Langkah ini dapat mencegah kerusakan pada alat elektronik dan mempermudah kerja MCB.
2. Hindari menggunakan alat elektronik secara bersamaan terutama yang menggunakan listrik besar.
3. Tambah tegang listrik di rumah. Jika kamu sanggup untuk membayar tagihan listrik yang agak mahal dari biasanya, kamu bisa menambah tegangan listrik di rumah. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 28 Tahun 2016 Pasal 3 tentang tarif tenaga listrik untuk keperluan rumah tangga, kisaran tegangan listrik yang digunakan berkisar dari 450-6.600 VA ke atas.*
(Red)








Comment