BOGOR – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Tojo Una-Una, Amin Bustamin menjadi salah satu pembicara khusus dalam Workshop Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah yang diselenggarakan Deputi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Gedung ICC, KST Soekarno, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Jumat (9/8/2024).
Amin Bustamin hadir untuk memaparkan keberhasilan Kabupaten Tojo Una-Una yang berhasil keluar dari daerah kategori miskin ekstrim melalui strategi pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan berbasis potensi desa wisata.
Selain itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, BRIN juga menggelar Indonesia Research and Innovation Expo (InaRI Expo) 2024 sekaligus kegiatan workshop tentang sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dengan tema “pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi dan pengendalian inflasi daerah”.
Dalam pemaparannya, Amin Bustamin menjelaskan indikator dan dinamika pembangunan yang dihadapi Kabupaten Tojo Una-Una kurun waktu beberapa tahun terakhir dan juga tantangan saat Pandemi Covid 19 mengancam masyarakat dunia pada 2020 silam.
“Desa wisata menjadi kontribusi pengentasan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Tojo Una-Una’. Ujar Amin
Ia menambahkan bahwa disamping itu, pertumbuhan ekonomi juga menjadi variable penting bagi Kabupaten Tojo Una-Una keluar dari kategori kemiskinan ekstrim tersebut.
Hal serupa juga disampaikan oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi, DR. Yopi bahwa potensi Desa Wisata Kabupaten Tojo Una-Una menjadi salah satu indikator keluarnya daerah tersebut dari daerah miskin ekstrim.
Serta touna mendapat apresiasi oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif satu satunya Kabupaten di Sulteng yang ditetapkan menjadi 50 desa wisata terbaik Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh Kemenparkref Tahun 2024 yaitu Desa Labuan, Kecamatan, Ratolindo (Desa Wisata Labuan Balanda).
Diketahui, Kegiatan yang dilaksnakan oleh BRIN tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah sehingga dapat mensingkronisasikan kebijakan Pusat dan Daerah dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan investasi serta mampu mengendalikan inflasi daerah.
Selain Amin Bustamin, BRIN juga mengundang secara khusus Bappedalitbang Provinsi Gorontalo dan Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
(red)








Comment