Ampana, Dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Oknum TNKT terhadap Masyarakat Walea Besar (Wabes), mendapat tanggapan dari Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT), Dodi Kurniawan.
Hal tersebut Dodi sampaikan kepada para wartawan saat ditemui diruang kerjanya pada, Rabu (31/7/2024).
Menurut Dodi, hal tersebut berawal dari komentar di media sosial dan mencoba memberikan perjelasan terkait kisruh yang sedang terjadi, namun menurut Dodi, Dirinya telah mengkonfirmasi hal itu kepada oknum anggotanya dan menyatakan bahwa oknum tersebut tidak punya niat menghina warga Walea Besar.
“Jadi gini ya, bukan niat dan tidak ada niat dia untuk menyatakan itu, bahwa tidak ada niat yang bersangkutan melakukan seperti itu..dan bersangkutan sudah menyampaikan dengan dengan tulus meminta maaf di media facebook. Karena saya udah tanya ke dia tidak ada niat dia untuk menyampaikan itu untuk masyarakat disana”
“hanya memang dia sudah spontan dan khilaf dan dia juga sudah sampaikan minta maaf dan waktu itu saya juga udah minta dia memperbaiki bahasanya di publik agar tidak meresahkan dan terjadi kekacauan”. Ujarnya kepada Wartawan bakuatdotcom Rabu, (31/07/2024).
Dodi menambahkan bahwa, pihaknya juga telah menerima aksi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pasokan dan ingin membuka ruang agar bisa berdialog dengan para massa aksi tersebut.
“Ya massa aksi kami menerima, sebenarnya kita pengen berdialog juga kemaren kita sudah menyediakan ruangan untuk berdialog tapi tidak diterima oleh Korlap”. Ucap Dodi
Lebih lanjut, Dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya mengupayakan agar komunikasi persuasif yang baik dapat terjalin sehingga situasi bisa kondusif apalagi ini momentum menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Kemudian kita akan membangun hubungan komunikasi persuasif yang baik kepada siapapun agar kondisi aman tertib apalagi ini menjelang Pemilihan ya”.
“Jadi kita Sebagai pelayanan publik berupaya untuk menciptakan kondisi yang aman tertib dan damai gitu ya dan itu yang utama sebenarnya”. Ungkap Mantan Kepala Gakkum Sulteng tersebut
Lebih jauh, Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama membangun komunikasi serta berdialog dengan baik tanpa ada kepentingan tertentu.
“Ayo kita berkomunikasi berdialog dengan baik tanpa ada tendensi atau kepentingan politik atau kepentingan apa saja tetapi kepentingan negara lebih utama”.
“Kita Negara pasti melindungi segenap bangsa Indonesia dan segenap tumpah darah Indonesia dan untuk tujuan hukum itu bukan hanya kepastian bukan juga dengan keadilan tetapi adalah Azas kebermanfaatan Hukum, jadi kita menghukum pun harus melihat azas kebermanfaatan Hukum”. Pungkasnya
Reporter : Wahyu
Editor : Redaksi














Comment