Palu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi lewat Soleman, Ketua KPU Sigi mengatakan bakal mengupayakan untuk menekan angka suara rusak dan tidak sah dalam kontestasi politik Pilkada di Kabupaten Sigi pada November 2024 mendatang.
Soleman menyebutkan dari 164 ribu total masyarakat pemilih di Kabupaten Sigi, ada empat ribu surat suara yang dikategorikan rusak dan tidak sah.
“Hampir di atas 80 persen partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024, sementara 20 persen lainnya tidak menggunakan hak pilihnya,” ungkap Soleman pada tim redaksi Bakuat.com pada Rabu (17/7/2024).
Dirinya juga menambahkan, selain menggunakan kekuatan media pihaknya juga menggunakan cara alternatif untuk mendongkrak angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024.
“Penyelenggara (KPU) juga punya kewajiban untuk melakukan sosialisasi hingga struktur di paling bawah yaitu PPS, mereka punya tugas untuk sosialisasi di tingkatan desanya. Itu salah satu strategi kita,” kata Soleman.
Soleman mengatakan media dipergunakan untuk kepentingan publikasi yang lebih luas. Sementara untuk menjangkau masyarakat yang tak tersentuh oleh media, Soleman mengatakan juga pihaknya membentuk relawan demokrasi .
“Jadi relawan demokrasi itu membantu kita untuk sosialisasi pada pemilih yang kita kategorikan penting untuk disosialisasikan mengenai pemilihan misalnya disabilitas, perempuan, petani, masyarakat pelosok, pedagang dan masyarakat lainnya yang masuk dalam kategori,” jelas Soleman.
Soleman berharap partisipasi masyarakat pemilih bisa menyentuh angka di atas 85 hingga 87 persen dalam Pilkada bulan November 2024 mendatang.
Reporter : Nasrullah Malonda
Editor : Redaksi













Comment