Ampana, Banjir yang melanda Kota Gorontalo dan sekitarnya pada Kamis, (11/7) kini semakin meluas hingga ke 11 Kecamatan pada, Sabtu, (13/7/2024). Akibatnya Ribuan warga harus di ungsikan.
Menurut data sementara dari BPBD Kabupaten Gorontalo, sebanyak 19.513 Jiwa atau 5.775 Keluarga telah di ungsikan dan 7.113 orang telah berada di lokasi pengungsian.
Adanya peristiwa tersebut, sejumlah mahasiswa Tojo Una-Una membentuk ‘Aliansi Pemuda Touna’, dan akan menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir di Kota Gorontalo.
Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Untad Touna, Rivaldiansyah bahwa aliansi Pemuda Touna terdiri dari beberapa organisasi di antaranya PMII, HMI, GMNI, HMM, IPMI-TU dan KPA Gelegar Alam, Nantinya akan turun menggalang dana di jalan dan beberapa titik lokasi yang sudah di tentukan.
” Ya, kami dalam Aliansi Pemuda Touna, tergabung beberapa dari organisasi yaitu PMII, HMI, GMNI, HMM, IPMI-TU dan Teman-teman pecinta Alam KPA Gelegar Alam”.
“Tentunya aliansi ini akan turun ke jalan esok hari, dan menggalang dana untuk saudara/i kita yang terkena musibah di kota Gorontalo sana”. Kata pemuda yang akrab di sapa Ipal
Sementara itu, Salah satu perwakilan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sastya Qoila Salim juga mengungkapkan bahwa saudara/i di kota Gorontalo sangat membutuhkan uluran tangan dari kita selain itu sudah menjadi kewajiban kita peduli terhadap musibah-musibah seperti ini dimanapun itu terjadi.
“Saya juga sangat berduka sebenarnya, dan saudara/i kita di Gorontalo sangat butuh uluran tangan dari kita semua”.
“Lagipula kejadian seperti ini, telah menjadi tanggung jawab dan kewajiban untuk selalu kita pedulikan jika bukan kita siapa lagi”. Pungkasnya
Reporter : Wahyu Lamasinai
Editor : Redaksi








Comment